This is how it ends

akhir akhir ini sangat banyak hal yang terjadi. mulai dari UN sampai pertemanan. entah harus menceritakan yg mana terlebih dahulu tapi saya rasa dari UN dulu.


UN atau Ujian Nasional membuat saya (dan kami) sangat ketakutan. kunci jawaban pun kami beli tapi hasilnya nihil.alias zonk. dan dari sana saya mempunyai dua sisi pengalaman dimana saya tidak tau apakah itu menyedihkan ataupun malahan melegakan. dari sisi menyedihkan, teman teman saya dulu diambil oleh seseorang yang bahkan sangat dekat. dia mempengaruhinya dengan (i dunno ini benar atau tidak tapi kayanya bener) mengambinghitamkan atau memburukkan kami. ya. kami. bukan cuma saya sendiri. tapi dari sisi melegakannya, saya tau yang mana yg teman benar benar teman dan yang mana yg sekedar teman. entahlah, semuanya terasa sangat membingungkan bagi saya akhir akhir ini.

hari ini kami perpisahan, tak terasa sudah 3 tahun saya bersekolah disini. dan disinilah saya menyadari bahwa ekspektasi saya terhadap realitas sangat tinggi, dan hanya kekecewaan yang saya dapat. bahkan yg sekedar teman pun tak ingat apa yang saya pernah lakukan kepadanya. atau memang saya tak melakukan apa apa?
entahlah. dari bagian video yg saya edit sendiri pun saya kecewa. dan saya kecewa karena telah mengecewakan kalian semua. ya, akhirnya saya sadar, saya bukanlah apa apa di dunia ini. berfikir negatif memang lebih cocok untuk saya karena mungkin itu lebih dekat ke kenyataan yang sebenarnya :)

and, this is how it ends.

This entry was posted on Kamis, 08 Mei 2014. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

Leave a Reply